Tangerang | derapfakta.com, Sidang mediasi ke 2 atas gugatan perdata dengan no gugatan 520 terhadap Asuransi Bumi Putra 1912 yang di lakukan oleh Nasabah pemegang polis no 2004134587 atas nama nasabah Taslim berahir tidak ada titik temu, dead lock.

Sebenarnya ini sidang mediasi kedua yang dianjurkan oleh Hakim mediasi atas gugatan perdata dengan no gugatan 520.yang mana biasanya hakim akan menganjurkan untuk mediasi, dan memberi ruang dan waktu yang cukup, tapi lagi lagi menemui jalan buntu.

Menurut Taslim, selaku penggugat yang mana adalah seorang aktivis dan merupakan ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat Seroenting Jaya Indonesia (LSM Seroja) atas tindakan asuransi Bumi Putra yang sudah tidak tepat janji kepada saya selaku nasabah asuransi, saya sangat kecewa sekali terhadap apa yang di lakukan oleh Bumi Putra, karna apabila gugatan ini saja bagi mereka di anggap tidak ada, terangnya.

Untuk hal ini saya menghimbau kepada pemegang pemegang polis yang lainnya agar lebih berhati hati terhadap apa yang namanya asuransi Bumi Putra, karna dari penelusuran kami bahwa ada sekitar 15925 nasabah yang tergabung dalam wilayah Jakarta 2 yang rata rata kalaim asuransinya kami anggap tidak jelas, dan uang mereka entah kemana termasuk uang saya, paparnya.

Masih menurut Taslim, ini sebenarnya pemerintah harus mengusut tuntas masalah, jangan di anggap sepele, karna dari satu wilayah saja kalau di kalikan rata rata pertanggungan 10 juta makan akan berjumlah 159,250,000,000,00. Itu adalah jumlah yang sangat fanstastik, apalagi di tambah wilayah wilayah lain, dan juga program program lain, akan berjumlah triliunan.

Bayangkan ini masyarakat sudah banyak dirugikan oleh program asuransi Bumi Putra yang sudah melakukan pembohongan dan wan prestasi.

Saya tidak berbicara permasalahan saya, tapi saya berbicara masih banyak bahkan terindikasi puluhan ribu nasabah yang di rugikan Bumi putra ucap Taslim mengakhiri bicaranya.

(red)

Facebook Comments