Tangerang |derapfakta.com, Pembangunan sarana air bersih untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dikeluhkan warga, Pasal nya pembangunan Sarana Air Bersih tersebut dari Penunjukan Langsung (PL) Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2019 dengan Nomor Kontrak : 22/Spk-PL.Perkim DPPP : 2019 Tanggal kontrak : 11 November 2019 Nama kegiatan : Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) taman Adiyasa Cikuya Kecamatan Solear sudah tidak berfungsi.

Menurut keterangan warga sekitar Darwin dengan didampingi Ketua RT. 02/05 Blok L Taman Adiyasa Ds. Cikuya Kec. Solear menjelaskan, kami sudah adukan kedinas Perkim Kab.Tangerang terkait SAB di tempat kami tidak berfungsi.

Sempat menjadi protes beberapa warga karena mesin satelit hanya 1 setengah PK, dan akhirnya di ganti 2PK, sampai saat ini SAB tersebut belum Diserahterimakan, namun kondisinya tidak berfungsi, airnya pun tidak bisa mencukupi kebutuhan warga, lebih mirisnya penggunaan piva paralon tidak layak pakai dan tidak bermerk, belum penempatan piva terkesan asal-aslan, terangnya.

Kami sangat menyayangkan kegiatan ini, karena kami di sangat membutuhkan Air bersih, belum ada satu tahun sudah tidak mengeluarkan air.

Kami pernah mengukur kedalaman sab tersebut di saksikan oleh Julaeni Kadus (kepala dusun) 3 Desa Cikuya dan ketua Rt 02 perumahan taman Adiyasa Pak Karsid, kedalaman sab tersebut setelah diukur kedalamannya hanya Tujuh Puluh(70) meter, seharusnya kedalaman sarana air bersih tersebut 120 meter jika mengikuti aturan yang ada, jelas ini tidak sesuai, ucapnya.

Darwin juga mengatakan kepada awak media derapfakta.com, dari kedalaman yang tidak sesuai bahan materialnya pun dioplos dan bermutu rendah terlebih, dan juga pembangunan sarana air bersih sejak dibangun hingga kini belum ada serah terima dari pihak dinas ke ketua Rt 02.Pa karsid selaku ketua Rt 02, karena menurut keterangan Pak Karsid selaku ketua Rt mengakui belum pernah mentandatangani surat serah terima pengunaan sarana air bersih tersebut, jika mentandatangani bon pembelian material ketua Rt 02 mengakuinya.

BPD Desa Cikuya, Darwin pernah mendatangi kantor Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Tangerang dan diterima oleh pejabat terkait namun Darwin lupa nama pejabat tersebut, terangnya.

Dilain tempat, pada Senin 24-08-2020 kami mendatangi kantor dinas perumahan dan permukiman kabupaten Tangerang untuk konfirmasi terkait pembangunan sarana air bersih tersebut, namun Kepala Bidang (Kabid) perumahan dan pemukiman kabupaten Tangerang sedang tidak ada di tempat, kami diterima oleh salah satu Kasie Perumahan dan pemukiman kabupaten Tangerang Usup, ia mengatakan akan segera mengecek kelapangan tetang kebenarannya dan akan memanggil pihak ketiga agar bertanggun jawab atas keluhan masyarakat perumahan Taman Adiyasa.

Sedangkan Ahmad Suhud selaku Direktur Exsekutif Lembaga BP2A2N angkat bicara, terkait pembangunan sarana air bersih di Perumahan Taman Adiyasa, saya nilai pekerjaan yang belum setahun sudah tidak berfungsi itu sudah mubajir hanya buang-anggaran saja, karena tidak bermanfaat di bangun namun tidak bisa mensuplay air bersih sebagai kebutuhan masyarakat sekitar, terangnya.

Pembangunan sarana air bersih yang baru hitungan bulan sudah tidak bisa dipergunakan maka anggaran untuk pembangunan sarana air bersih sebesar itu patut diduga ada indikasi korporasi atau ajang bagi-bagi berkat.

Masih A. Suhud, adanya pembangunan Sarana Air Bersih di lingkungan Rt 02/05 sangat diharapkan dapat membantu warganya maka dibangunlah sarana air bersih di fasilitas umum (Fasum) Perumahan Taman Adiyasa, dan jangan sampai juga pembangunan SAB untuk mencari keuntungan pribadi semata, jadi harus diutamakan kepentingan masyarakat.

Apalagi belum diserahterimakan, akan tetapi pihak ketiga lepas tanggungjawab, ini yang harus diproses oleh dinas Perkim, melihat hasil dari pembangunan tersebut dan melihat fakta dilapangan tidak sesuai anggaran yang dikucurkan dan kuat dugaan ada penyelewengan anggaran, dan bila ini tidak dibenahi kami selaku kontrol sosial dari lembaga kami akan laporkan, tutupnya.

(Ryan)

Facebook Comments