Jawilan | derapfakta.com, Abdul Mahfudz telah melakukan klarifikasi dan permohonan maaf kepada semua rekan jurnalistik dan wartawan serta media terkait atas ketidak tauan dan ke alfaan adanya postingan di akun Facebook (Fb) pribadinya, Minggu (23/08/20).

Mahfudz menyadari dan mengakui bahwa postingan yang ada di FB pribadinya tersebut tidak ada niatan dan unsur kesengajaan untuk semata-mata mengkerdilkan dan melecehkan profesi dari rekan-rekan wartawan dan jurnalis, ” saya atas nama pribadi memohon maaf kepada rekan wartawan khusus nya yang ada di wilayah serang timur, saya sebenarnya tidak punya niatan untuk melecehkan profesi wartawan, sekali lagi dari hati yang dalam saya memohon maaf ” ucapnya.

Juga Mahfudz memahami betul bahwa profesi wartawan dan jurnalis sangat mulia, juga profesional dalam melakukan peliputan. Sehingga berita yang terbit sudah memenuhi unsur 5 W +1H.

Maka dari itu Abdul mahfudz melalui media cetak, elektronik dan online meminta permohonan maaf. Semoga kedepan ini menjadi pengalaman dan pelajaran dalam menggunakan media sosial. Tegas Abdul Mahfudz.

Sementara itu ketua forum wartawan serang timur (forwast) Angga melalui sekertarisnya Haris ranau mengatakan bahwa kejadian ini anggap sebagai pembelajaran, ” anggap kejadian ini sebagai pembelajaran, dimana tugas wartawan atau jurnalis sangat lah mulia, wartawan bekerja semata mata untuk kepentingan masyarakat luas, dimana masyarakat butuh informasi, dan informasi butuh kami” ujar Haris.

” saya sangat mengapresiasi niat baik pak abdul mahfudz yang sudah datang menemui kami berdialog untuk menyelesaikan suatu masalah, kalau bisa diselesaikan dengan baik kenapa tidak kita terima, apalagi kita selaku wartawan adalah pelindung masyarakat yang harus kita bela” ujarnya kembali.

Sebelumnya Akun Abd Mahfudz yang sempat menanggapi prihal meninggalnya peserta funbike yang di selenggarakan koesja jawilan, dimana salah satu media memberitakan, namun di bantah dengan akun pribadinya hingga mengarah ke profesi kejurnalistikan. (syt)

Facebook Comments