Jawilan | derapfakta.com, Polsek Jawilan menegaskan tidak memberikan izin terkait kegiatan Funbike yang di selenggarakan Komunitas Sepeda Jawilan (Koesja) yang ramai diperbincangkan karena didapat satu pesertanya meninggal dunia tertanggal 16 Agustus 2020.

“Selama pandemi covid 19 ini, kami Polsek Jawilan tidak mengeluarkan izin keramaian,” tegas Dedy Mirza, Kapolsek Jawilan Saat Dimintai keterangan via whatsapp perihal Kegiatan Funbike Koesja yang pesertanya mendadak meninggal dunia. Kamis, 20 Agustus 2020.

Kapolsek Jawilan pun mengatakan bahwa pihaknya telah memanggil panitia penyelenggara untuk dimintai keterangan,

“Namun demikian kami sudah berupaya untuk mengundang pihak panitia penyelenggara kegiatan tersebut untuk dimintai keterangan,” katanya.

Dedi Mirza, menambahkan terkait meninggalnya peserta Funbike Koesja belum ada laporan atau pengaduan dari pihak korban dan pihak lainnya.

“Sejauh ini blm ada laporan yang masuk ke polsek terkait tuntutan atau pengaduan dari pihak keluarga korban maupun dari pihak lainnya. Terkait kejadian yg dimaksd,” imbuhnya.

Perlu diketahui, peserta funbike koesja yang mendadak meninggal dunia goeser asal kecamatan Cikupa kabupaten tangerang yang saat ini sedang menerapkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

(syt/tim/red)

Facebook Comments