Rangkasbitung | derapfakta.com, Dugaan pelanggaran dilakukan oleh Debt Collector Adira diprotes keras DPD Badak Banten dengan Aksi Demo Senin 09/03/2020.

Azis Hakim Wakil Ketua DPD Badak Banten Menyampaikan kekesalannya atas perbuatan Debt Collector Adira Finance Kab.Rangkasbitung Kab.Lebak Banten dinilai telah melanggar putusan Mahkamah Konstitusi No. 18/PUU-XVII/2019 di Jakarta.

“Dimana isi putusan tersebut bahwa penarikan unit kendaraan harus berdasarkan putusan pengadilan, namun fakta dilapangan Debt Collector bisa seenaknya ngambil unit tanpa ada pemilik unit tersebut,”tegas Azis pada Senin (6/1/2020).

“Padahal jauh sebelum penarikan unit toyota Agya dengan No Pol A 1649 AN warna putih oleh Dhabt Colector Adira Finance sudah ada mediasi, karena uang titipan konsumen terselip oleh kolektor sehingga pembayaran dikunci tidak masuk kedalam sistem Adira,”lanjut Azis.

Jika masih tidak ada etika baik, kami akan melakukan aksi dari Ormas Badak Banten, pungkasnya.

Nanang Widodo selaku konsumen unit tersebut menyampaikan “saya kecewa karena selama proses mediasi selama ini tidak dihargai dan kesepakatan pelunasan khusus yang disepakati diangka 30 juta di bulan maret ini tidak berlaku ketika unit sudah ditarik,”ucap Nana.

Saat di konfirmasi melalui whatsapp, pihak Adira tidak memberikan tanggapan terkait uknumnya melakukan penarikan unit kendaraan milik korban.

(Ali)

Facebook Comments