Loading...

Tangerang | derapfakta.com, Banyaknya warga yang harus bolak balik dari Casip Kab.Tangerang ke BPJS Tigaraksa, pasalnya saat warga mendaftar BPJS, dari pihak BPJS menyatakan kalau Kartu Kleuarga (KK) belum ter-Up Date atau non aktif, di saat keperluan mendesak produk Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang di nilai tidak bisa digunakan.

Pernyataan tersebut juga disampaikan oleh salah satu Satuan Pengamanan BPJS Tigaraksa yang tidak bisa disebutkan namanya, kejadian seperti itu dari pagi banyak warga yang mengalami hal yang sama, KK belum ter-Up Date, jelasnya.

Seperti salah satu narasumber, sebut saja “MU (36) warga Kec.Kresek yang tengah mengurus adik kandung nya disaat mendapat rujukan dari puskesmas Balaraja ke RS.Metro Hospital Cikupa harus menanggung perawatan dari rumah sakit lantaran keterlambatan saat mengurus BPJS-KIS Kartu Keluarga (KK) belum di Ter Up Date.

Saya mengurus BPJS adik saya Syifa Fauziah (13) yang tengah dirawat di RS.Metro Hospital pada Senin sore karena menderita sakit Anemia rendah dan paru-paru, namun BPJS tidak langsung jadi, alasan dari pihak BPJS Tigaraksa Nik KK saya belum terdaftar, ini yang membuat saya jadi heran, padahal saya bikin KK sudah lama tapi kok tidak bisa digunakan karena tidak aktif, ucapnya pada Kamis (13/2/2020).

Jadi selama dua hari saya bolak- balik dari Casip ke BPJS Tigarkasa untuk ngurus BPJS karena alasan dari BPJS belum Up Date, padahal dari pihak Casip sudah di Up Date, karena mendadak demi keselamatan adik saya, dari hari Selasa sampai Rabu dan BPJS selesai Kamis pagi di cetak, tiba di RS pihaknya tidak bisa menerima BPJS atas nama adik saya lantaran keterlambatan waktu tidak bisa mengcover, saya harus bayar pakai apa karena saya orang gak punya untuk bayar Rumah Sakit, ini gara-gara NIK kartu keluarga yang belum terdaftar saya jadi merasa dirugikan waktu hingga dan berdampak adik saya jadi korban kelalaian casip untuk mengurus BPJS jadi terhambat, keluhnya.

Saya balik lagi ke Kantor BPJS untuk meminta kebijakan namun pihak kepesertaan BPJS tidak bisa karena sudah sistem 3 X 24 jam, dan pengurusan BPJS sudah melebihi batas waktu makanya tidak bisa meng cover, sekarang saya pasrah tentang nasib adik saya.

Sementara Jon Andalas S.Sos selaku Humas BPPKB DPD Prov.Banten menyatakan, insiden (YY) yang jadi dampak warga yang sudah memiliki KK namun belum ter up date, dan masih banyak warga yang mengalami hal tersebut, jadi kinerja Catatan Sipil Kab.Tangerang itu belum maksimal.

Sebagian kecil dan banyak juga warga yang KK tidak bisa di cek di kantor BPJS, karena walaupun masyarakat sudah memiliki KK tapi tidak bisa di gunakan sama saja memiliki edintitas yang tidak bisa digunakan, jadi untuk mengurus keperluan yang mendadak tidak bisa.

Karena produk data kependudukan kan hanya Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang yang mengeluarkan, tegasnya.

Ini perlu diperhatikan lagi oleh pihak Dinas Catatan Sipil Kab.Tangerang agar memberikan pelayanan kepada masyarakat harus benar-benar terpenuhi hak-haknya, ucapnya.

Jangan sampai masyarakat menjadi korban, karena KK itu sangat penting dan sangat menunjang kebutuhan warga, tutupnya.

(Tim Red)

Facebook Comments
Loading...