Loading...

KOTA TANGERANG | derapfakta.com, Manager HRD & GA PT. Selalu Bahagia Bersama (SBB) yang memproduksi Handphone Merk OPPO bernama Murti Susanto dilaporkan ke Mapolres Metro Tangerang Kota oleh Irvan Susanto selaku Direktur Utama PT. Alfamitra Karya Mandiri. Pasalnya murti dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota atas dasar Penipuan dan atau Penggelapan (Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP) karena dinilai telah merugikan Direktur Utama PT. Alfamitra Karya Mandiri Irvan Susanto sebanyak tiga milyar lebih, tepatnya Jl. Bayur, Desa Bayur, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Kamis (16/1) Pagi

Hal tersebut pun terungkap atas laporan
Direktur Utama PT. Alfamitra Karya Mandiri Irvan Susanto yang mengungkapkan, “Manager HRD & GA PT. Selalu Bahagia Bersama (SBB) yang memproduksi Handphone Merk OPPO bernama Murti Susanto dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota atas dasar Penipuan dan atau Penggelapan (Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP) karena dinilai telah merugikan Direktur Utama PT. Alfamitra Karya Mandiri Irvan Susanto sebanyak tiga milyar lebih,” ungkapnya.

“Murti saya laporkan sejak tanggal tanggal 2 januari 2020 kemarin, dengan mencantumkan nama dua orang saksi yaitu Sotoyo Aryo Rojiun dengan jabatan sebagai Direktur dan Muhamad Imam Nafian sebagai PIC (Personal In Charge),”

Awalnya PT. SBB bermitra kerja dengan PT.Alfamitra Karya Mandiri dalam bidang penyediaan atau rekrutmen Tenaga Kerja atau Karyawan untuk bekerja di Pabrik produksi handphone OPPO di kawasan Benua Indah Kota Tangerang Propinsi Banten.

“Terus terang saya merasa kaget saat hendak mengambil uang dikantor Bank BNI Cabang Pasar Baru Kota Tangerang, saat saya lihat tanpa sepengetahuan saya rekening perusahaan PT. Alfamitra Karya Mandiri telah berkurang sebanyak 3 Milyar lebih,”

Kemudian saya meminta laporan transaksi rekening koran perusahan PT. Alfamitra Karya Mandiri kepada pihak BNI namun dipersulit oleh Kepala Cabang BNI Pasar Baru.

Setelah saya berupaya keras akhirnya laporan rekening koran diberikan ke saya ternyata ada penarikan dana sebesar Rp 3 Milyar lebih yang kemudian dana tersebut pun telah disetorkan ke rekening Bank Mandiri atas nama Suprobowowati yang beralamat di Bogor, yang tak lain adalah Istri dari Murti Susanto.

“Akhirnya saya langsung melaporkan Murti Susanto ke pihak Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota, Laporan diterima dengan Nomor laporan TBL/B/02/1/2020/PMJ/RESORT TANGERANG KOTA, pada tanggal 2 Januari 2020 pukul 16.00 sore,”

Saya berharap semoga ada tindakan yang cepat dari pihak aparat kepolisian Polres Metro Tangerang Kota dalam kasus ini atas dasar Penipuan dan atau Penggelapan (Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP) karena dinilai telah merugikan uang perusahaan PT. Alfamitra Karya Mandiri sebanyak tiga milyar lebih. tambahnya

Disisi lain kronologis kejadian tersebut pun diceritakan oleh Direktur PT. Alfamitra Karya Mandiri Sotoyo Aryo Rojiun yang menjelaskan, “Awalnya saya mendapat telepon dari Murti susanto pada jum’at tanggal 12 Juli 2019 kamarin, untuk mendatangi kediaman beliau di apartemen Victoria Park didaerah Cimone KotaTangerang,”

Setibanya saya diapartemen Vicktoria Park ternyata sudah ada Murti Susanto dan M.Imam Nafian di lobby apartemen tersebut. Setelah itu tak lama kemudian murti mengajak saya dan imam ke Bank BNI didaerah Pasar Baru Kota Tangerang.

“Setelah kami tiba diKantor Bank BNI mereka bertemu dengan Kepala Cabang Bank BNI yang bernama Tuti,”

Saat itu Kepala Cabang Bank BNI
Tuti pun mengatakan bahwa akan ada pencairan untuk Project baru. Kemudian tanpa rasa curiga dan berfikir saya mengira murti sudah melakukan konfirmasi ke Direktur Utama PT. Alfamitra Karya Mandiri Irvan Susanto, lalu saya pun menyerahkan Cek Perusahaan PT. Alfamitra Karya Mandiri yang sudah ditandatangani namun belum dituliskan berapa nominalnya sebelum saya serahkan cek tersebut kepada Murti.

“Pada saat itu pun disaksikan oleh Personal In Charge (PIC) Muhamad Imam Nafian dan Kepala Cabang Bank BNI Pasar Baru yang bernama Tuti. Kemudian Murti Susanto langsung pergi ke Teller Bank untuk mencairkan dana dari cek tersebut,”

Sambil menunggu isi dana cek dicairkan olehnya saya pun diajak makan siang disebuah Restoran didaerah Margasari yang lokasinya sangat tidak jauh dari Kantor Bank BNI tersebut. Setelah itu saya pun meminta izin untuk bergegas melaksanakan ibadah sholat jum’at di Mesjid yang terdekat dengan restaurant. Pada saat itu mereka pun langsung kembali lagi ke Bank BNI tempat Semula.

“Terus terang saya melihat ada kejanggalan diwaktu pencarian cek tersebut karena saya tidak tahu berapa banyak nominalnya yang dicairkan dan saya menduga yang mengurusi semua transaksi di Bank BNI Cabang Pasar Baru adalah Murti Susanto,”

Setelah pencarian cek tersebut selesai dari Bank BNI Cabang Pasar Baru kami pun berpisah karena ada Kesibukan sendiri – sendiri. tambahnya

Saat awak media Awak mendatangi pabrik handphone Oppo didaerah Benua Indah Kota Tangerang dimana Murti Susanto bekerja ternyata Informasi yang didapat dari Cip Security pabrik handphone Oppo yang tidak ingin namanya dipublikasikan mengatakan, “Memang benar bahwa Murti Susanto masih aktif bekerja di pabrik ini dengan jabatan Manager HRD & GA,”

Dari peristiwa tersebut saat ingin dikonfirmasi oleh awak media Manager HRD & GA PT. Selalu Bahagia Bersama (SBB) langsung tancap gas mobil dan enggan mengindahkan kedatangan awak media.

(Tim/Red)

Facebook Comments
Loading...