TANGERANG | derapfakta.com, Sudah hampir satu bulan pembangunan proyek SPAL sepanjang 150 meter yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2019 lalu kini masih menjadi sorotan bagi masyarakat sekitar. Pasalnya pembangunan proyek tersebut sudah hampir satu bulan marak ditinggal kabur oleh para pekerjanya.

Proyek tersebut pun sempat dinilai membuang-buang anggaran dana desa dan nilai tidak bermanfaat bagi masyarakat, tepatnya di Kampung Priuk Laksana Rt02, Rw02, Desa Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Rabu (15/1) Siang.

Mantan PJ Desa Laksana Faisal Yusuf MSE mengungkapkan, “Dari PJ sudah serah terima ke kepala Desa defenitif. Jadi masukan dan saran bisa langsung ke kepala desa yang baru terkait dengan usulan yang lebih butuh dan sesuai dengan keinginan masyarakat,” ungkapnya melalui pesan singkat wathsap. Selasa (14/1) Siang.

Tayangan DERAP Tv

BACA JUGA ** Poryek SPAL Diwilayah Desa Laksana Dinilai Buang-buang Anggaran

Kewajiban PJ hanya mengawal pelaksanaanya saja sampai selesai dilaksanakan.

Kepala Desa Laksana H. Asgani menyampaikan, “Proyek SPAL yang kamu tanyakan saat ini, itu adalah proyek yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2019 kemarin dan kebetulan pada saat itu saya pu belum menjabat sebagai kepala desa,” ungkapnya.

Foto : Kepala Desa Laksana H. Asgani

Serah-terima jabatan (Sertijab) pun pada waktu itu diKecamatan Pakuhaji pada tanggal 23 Desember 2019 kemarin diserahkan secara tidak transparan.

Pernyataan Kades Laksana

“Saya pun tidak dijelaskan proyek mana yang belum dikerjakan dan proyek mana yang sudah dikerjakan. Jadi saya benar-benar merasa buta ketika ditanya seperti ini yang jelas pengerjaan proyek SPAL itu dikerjakan oleh mantan PJ Desa Laksana yang lama yakni Faisal Yusuf MSE,” tambahnya.

(Dedi)

Facebook Comments