Ormas Badak Banten, Minta Gubernur Banten Untuk Selamatkan Uang APBD Lebak

Lebak | derapfakta.com, Rencana evaluasi APBD Lebak selasa 3 maret 2019 dilaksanakan oleh Gubernur Banten. Badak Banten Kabupaten Lebak meminta Gubernur Banten agar bisa mencoret anggaran anggota DPRD Lebak. Seperti, anggaran transportasi atau sewa mobil dari Rp 9 juta menjadi Rp 12/bulan,dana perumahan yang sebelumnya Rp 7 juta naik sebesar Rp 12/bulan dan kunjungan kerja dari semula hanya 11 kali kunjungan dengan honor harian sebesar Rp 950ribu menjadi 16 kali kunjungan.

Kunjungan kerja ( kunker) saat 11 kali itu diduga tidak maksimal bahkan muncul bahas ” DI TIIR” seperti contoh kunjungan harus nya itu 3 hari hanya dilaksanakan 2 hari tapi anggaran di serap selama 3 hari. Apa lagi nanti setelah ada penambahan kuota kunker yang cukup besar dan menambah peluang hal yang sama untuk meraup uang APBD.

Gubernur Banten harus bisa menyelamatkan uang APBD Lebak yang notabene uang rakyat dengan mencoret usulan anggota dewan yang terhormat hanya untuk kepentingan pribadi nya.Jika tidak melakukan hal itu berarti Gubernur Banten telah melakukan kesalahan yang luar biasa terhadap rakyat lebak.

Lebak sedang mengalami defisit APBD yang sangat besar pada tahun anggaran 2020 hingga menembus angka Rp 65 milyar.

Badak Banten Kabupaten Lebak meminta dengan tegas kepada para anggota dewan agar mengurungkan niat nya itu lebih baik pokus dulu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”Kerja baru 3 bulan saat dilantik kok udah ngotot ingin nambah penghasilan, malu dong kepada rakyat,” kata eli.

Jika Gubernur Banten meloloskan usulan APBD dan tidak mencoret usulan anggota dewan lebak itu maka Badak Banten Kabupaten Lebak akan melakukan aksi unjukrasa besar besaran bersama rakyat lebak ke kantor gubernur banten.

(Ali)

Facebook Comments