Selain di DugaTidak Mengangtongi Izin, Pembangunan Menara Smartfren Amblas

Tangerang | derapfakta.com, Pembangun tower Smartfren yang di bangun oleh PT. IBS di wilayah Kp.Kabasiran Ds.Karang Kec.Pagedangan menjadi sorotan masyarakat, selain kondisianya mengkhawatirkan akibat tahap sedang pembangunan sudah mulai tanda-tanda lahan retak, kekhawatiran warga dengan amblasnya lahan tersebut tower beresiko roboh.

Hal tersebut dari pengakuan warga yang bermukim di sekitar area tersebut.

Atas aduan warga, salah satu ormas menghentikan kegiatan pembangunan tower tersebut, untuk pembangunan tower tersebut benar sekali kita berhentikan, setelah kami kroscek dilapangan benar adanya kalau lahan yang di peruntukan pembangunan tower Smartfren kondisinya mulai retak dan di pondasinya terlihat amblas kedalaman kurang lebih 10cm.

Amblasnya lahan disektar tower dan pondasinya, karenakan lahan tidak mampu menopang beban berat sehingga retak, takutnya amblas dan tower bisa roboh menimpa rumah warga sekitar, dan ini bahaya sekali, ucap (SY) salah satu anggota ormas Laskar Merah Putih wilayah Kab.Tangerang, saat ditemui pada Jumat (8/11/2018).

Selain banguan yang dikerjakan sudah mencapai 70% tersebut tidak Sesuai dengan SOP, diduga pembangunan tower tersebut tidak mengantongi izin dari dinas terkait Pemkab Tangerang , data yang kami dapatkan ada dugaan beberapa pihak oknum nakal membantu kelancaran pembanguan untuk pembanguan tower Smartfren dari perusahaan PT.IBS sehingga bangunan bisa berdiri tampa mengantongi izin, inikan sudah menyalahi aturan, terangnya.

Tower berdiri di sebuah lahan dari salah satu warga, yang sebelumnya lahan tersebut menurut keterangan warga yang tadinya banguan sebuah rumah terus dirobohkan, namun kita belum bisa menghubingi pemilik lahan karena pemilik tinggal di Jakarta.

Kami selaku masyarakat dan sebagai Sosial Kontrol berharap agar pemerintah khususnya dari pihak Satpol PP Kab.Tangerang selaku penegak perda bisa menertibkan bangunan tower tersebut, dan segera meberikan tindakan para oknum pengusaha yang tidak mengikuti peraturan dan mekanisme yang ada karan informasi yang kami dapatkan lokasi pembanguan Tower liar ada beberapa titik di wilayah Kab.Tangerang, tutupnya.

(Tim Df)

Facebook Comments