Merasa Laporan Tidak di Tanggapi Polres Kota Tangerang, Lembaga Lipanham Akan Laporkan Kepolda Banten

Lembaga Lipanham Pertanyakan SP2HP Terkait Laporan Pengaduan Dugaan Korupsi di Dinas DTRB dan BMSD Kabupaten Tangerang

TANGERANG | derapfakta.com, Menindak lanjuti laporan terkait dugaan korupsi yang di lakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan serta Bina Marga Sumberdaya Air Kab.Tangerang dalam proyek tahun anggaran 2018 dimana dalam kajian Lembaga Lipanham ada dugaan korupsi dalam pekerjaan proyek peningkatan jalan raya Sehk Nawawi Bojong-Bubel dan Proyek Lanjutan Stadion Mini Pasar Kemis dan Normalisasi Rawa Pondok.

Tindakan dugaan kecurangan yang dilakukan kedua kontraktor tersebut sekjen Lembaga Lipanham darussamin mengatakan sudah melaporkan sejak tertanggal (14/1/2019) di bidang Tipikor Polres Kota Tangerang.

Namun sampai saat dari pihak Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Polresta Tangerang belum memberikan keterangan dari hasil pemeriksaan terhadap laporan dugaan korupsi yang dilakukan 3 proyek tersebut.

“Saya selaku Sekjen Lipanham dan sudah melopokan dugaan korupsi ternyata sampai saat ini terkait laporan pengaduan yang sudah hampir dua bulan berjalan belum ada tindakan lanjutnya.

Dari itu kami layangkan surat SP2HP biar ada kepastian Hukum, karena kami rasakan kinerja Jajaran Tipikor Polresta Tangerang lamban dalam menyikapi aduan masyatakat, bagaimana pun kami juga mempunyai hak yang sama Dimata Hukum sebagai warga Negara Idonesia.” ucap Darus saat dikonfirmasi usai dari ruang Kasium Polres Kota Tangerang pada Senin (1/4/2019).

**BACA JUGA Kapolresta Tangerang Jadi Narasumber Workshop Jurnalistik Pelajar

Lanjut darus berharap pihak Polresta Tangerang harus cepat tanggap, karena apa yang kami laporkan di pertanggung jawabkan Dimata Hukum, dan jika belum ada kepastian Hukum dari pihak Polresta Tangerang, kami akan laporkan ke Propam Polda Banten, terang Darus menambahkan.

(TIM)

Facebook Comments