Terkait Izin Rumah Sakit Murni Asih, diduga Palsukan Tandatangan Warga

Foto : Rumah Sakit Murni Asih
Foto : Rumah Sakit Murni Asih

Menindak lanjuti permasalahan limbah rumah sakit Murni Asih yang belum selesai, berlanjut tentang izin mendirikan bangunan dan izin operasi rumah sakit pun diduga tidak sesuai prosedur

Tagerang | derapfakta.com, Tentang ijin Rumah Sakit dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Rumah Sakit Murni Asih Kp.Medang Kec.Pagedangan, “Desriyani selaku kepala dinas kesehatan Kabupaten Tangerang mengatakan, terkait ijin rumah sakit Murni Asih tergolong dengan status kelas C dan telah teregestrasi sejak 2011 dengan nomor surat ijin dari dinas kesehatan kabupaten tangerang di tahun 2015.

Desriyani menambahkan, Pada saat itu yang mengeluarkan kepala dinas langsung setelah melakukan proses AKREDITASI, kalau tidak ada tanda tangan warga, rt/rw sampai ke kecamatan izin mendirikan bangunan (IMB) dan ijin Rumah Sakit tidak akan diterbitkan.

“Semua dasarnya harus ada ijin dari warga sekitar, kalau tidak ada tandatangan atas persetujuan warga sekitar, rt/rw sampai ke DPMSTP, maka Ijin rumah sakit tidak akan kita terbitkan.” Ungkapnya

Sementara beberapa warga pada saat di temui Mustani dan H.Aria warga rt.02/01 Kampung Medang Kecamatan Pagedangan mengatakan tidak pernah ada dimintain tanda tangan warga untuk pembuatan IMB.

“Kami tidak pernah dimintai persetujuan tanda tangan warga sekitar pada saat pembuatan ijin IMB, adapun kala itu pihak rumah sakit hanya membagikan sembako dan warga sekitar sini dimintain tanda tangan dengan alasan untuk data laporan ke pimpinan.

Kalau sampai tandatangan kami dibuat dasar oleh pihak rumah sakit untuk membuat IMB dan ijin rumah sakit, berarti pihak rumah sakit sudah memanipulasi data warga.” Ungkap H. Aria.

Untuk limbah rumah sakit yang dikeluhkan masyarakat sekitar, Dinas kesehatan Kabupaten Tangerang Corah Usman selaku Kapala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat mengatakan, pihaknya sudah konfirmasi ke pihak rumah sakit tapi pihak rumah sakit mengatakan bahwa berita yang di muat dari beberapa media itu tidak benar.

“Ya Pak saya sudah konfirmasi beberapa hari yang lalu dengan pihak Rumah Sakit menurut pihak RS berita tersebut tidak benar tapi nanti kami konfirmasi lagi dan turun kelapangan”.ungkapnya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, pihak dari Rumah Sakit tidak ada yang bisa ditemui, dengan alasan konfirmasi terlebih dahulu membuat janji dengan pihak rumah sakit dan disetrakan surat tembusan untuk konfirmasi.

[Tim]

Facebook Comments