Kapolsek Tigaraksa Berikan Pendampingan Secara Persuasif dan Psikology Terhadap Korban Penculikan

Tangerang – derapfakta.com, Kapolsek Tigaraksa Kompol Dodid Prastowo, S.kom. memberi pendampingan secara persuasif dan psikology terhadap warga dan “Murni (12) Siswi SDN 2 Tigaraksa, Siswi tersebut diketahui korban penculikan terhadap Anak dibawah umur, yang terjadi pada hari selasa tanggal 18/12/2018 sekitar jam 11.00 WIB, di jalan Syekh Mubarroq Kp.Leuwihalu Rt.004/004 Kelurahan Tigaraksa, Kec. Tigaraksa Kabupaten Tangerang. Korban Murni Binti Hendri 12(th) budha. Pelajar SDN-2 Tigaraksa warga Kp.Leuwihalu Rt.004/004 Kelurahan Tigaraksa.

Di jelaskan oleh Kapolsek Tigaraksa Kompol. Dodid Prastowo, “Pelaku dalam Penyelidikan, Dengan ciri – ciri pelaku Seorang Laki2 paruh baya,memakai Sepeda Motor Yamaha Mio warna Hitam, nomor Polisi tidak diketahui.

Kronologi Kejadian tersebut
Pada hari selasa tanggal 18 Desember sekitar jam 11.00 WIB, saat pulang dari Sekolah di SDN-2 Tigaraksa dengan berjalan kaki, sesampainya dijalan dekat TPU Kp.Leuwihalu Rt.004/004 Kel/Kec.Tigaraksa tiba2 Korban dihampiri oleh seorang laki-laki yang tidk dikenal dan langsung membekap mulut dan membawa korban dengan sepeda motor  kearah Perumahan Tri Raksa-2 Kelurahan/Kec.Tigaraksa, dengan posisi korban duduk didepan pelaku sambil mulutnya dibekap.

Menurut pengakuan korban, sesampainya disebuah rumah kosong yang akhirnya diketahui berada di Kp.Cibaregbeg Desa Bantar Panjang, Korban dimasukan kedalam rumah dan dikunci dari luar oleh pelaku.

Korban berhasil melarikan diri setelah menjebol/merusak pintu rumah kosong yg telah dikunci dan ditinggalkan oleh pelaku.

Sekitar jam 11.30 WIB Korban ditolong oleh warga yg bertemu dijalan disekitar jalan Cibaregbeg, dan akhirnya warga mengantarkan Korban kerumah keluarganya di Kp.Leuwihalu Rt.004/004 Kelurahan/Kecamatan Tigaraksa.

Kondisi Korban saat ini dalam kondisi sehat wal afiat dan tidak ada kerugian materi yg diambil oleh Pelaku, namun kondisi Psykologi korban masih dlm keadaan shock sehingga belum mampu mengingat lokasi rumah yg dijadikan tempat penyekapan.

Upaya2 yg telah dilakukan :
-Mendata Identitas Korban,
-Mencari informasi dr saksi2
-Koordinasi dengan Babinsa dan Kasie Pol PP Kelurahan Tigaraksa,
-Melakukan koordinasi dg Kepsek SDN-2 Tigaraksa agar memaksimalkan fungsi Satpam/Penjaga Sekolahnya terutama pada saat jam pulang sekolah
-Membuat Laporan singkat ini.

Kapolsek Tigaraksa Kompol.Dodid Prastiwo
menyampaikan pesan, “Mari sama -sama kita menjadi keamanan bagi diri kita, keluarga kita dan lingkungan, yang paling utama sayangilah buah hati kita, antar jemputlah sekolahnya, tetap waspada terhadap sekitar lingkungan, agar kejadian seperti ini jangan samapi terulang lagi di lingkunagan kita, saya Kapolsek Tigaraksa melakukan dengan cara persuasif dan psycology terhadap koraban untuk hilangkan rasa trauma bagi si korban sementara kasus tersebut tetap dalam lidik, Polsek Tigaraksa, tutupnya._( mila/red)

Facebook Comments