Tangerangderapfakta.com, Permasalahan dugaan oknum guru SMPN 4 Solear berinisial D, yang diduga berjualan Nametag atau papan nama murid terus bergulir. Hal tersebut telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan kabupaten Tangerang , yang diketahui oleh Kabid SMP, Fakhrudin, yang mengatakan,” bahwa kepala sekolah SMPN 4 Solear telah di panggil terkait hal tersebut , dan pak kepsek mengatakan perkaranya sudah di selesaikan,” jelas Fakhrudin.

Sementara itu kepala sekolah SMPN 4 Solear, Mujiono, mengatakan,” Sudah tidak ada masalah lagi, uangnya juga sudah dikembalikan kok ke murid oleh yang bersangkutan, dan yang bersangkutan telah di tegur,” jelasnya melalui telpon selulernya kepada sekretaris Tim ALMED (Aliansi Lembaga dan Media ) Babupaten Tangerang, “Edi.

Sementara itu bidang pembinaan dinas pendidikan , Suparta, mengatakan,” semua ada mekanismenya, kalau memang oknum guru tersebut melakukan hal tersebut maka akan ada tindakan dari Dinas, kalau bisa Abang ( media ) kirimkan surat resmi biar kami tindak lanjuti perkaranya,” papar Suparta.

Apa yang dikatakan atau dijelaskan oleh kepala sekolah SMPN 4 Solear, Mujiono, berbanding terbalik dengan penjelasan dari beberapa murid yang dimintai keterangan, seperti yang di jelaskan oleh K ( murid kelas 7) dan M ( murid kelas 8),” Ga ada yang di kembalikan uangnya, yang ada malah nametag ga kita terima,” jelas (K).

Lain lagi yang di katakan oleh M, “nametag saya terima , tapi uang ga balik lagi tuh,” jelasnya dengan kesal. Seperti diketahui juga Tim ALMED ( Aliansi Lembaga dan Media ) Kabupaten Tangerang telah mengirimkan surat permohonan klarifikasi kepada pihak SMPN 4 Solear, akan tetapi mendapatkan jawaban kurang memuaskan dari pihak sekolah.

Menurut “Ade Suryana ( ketua Tim ALMED ), kami dan rekan-rekan yang tergabung dalam Aliansi Lembaga dan Meida di Kabupaten Tangerang, akan terus mengawal perkara ini sampai selesai, supaya ada efek jera kepada oknum guru tersebut, dan hal ini juga untuk menjadi suatu contoh kepada pihak sekolah yang lain, agar ranah pendidikan jangan dicampur adukan dengan sistem komersil kedapda siswa-siswinya” pungkas Ade.( Yanc )

Facebook Comments