Team Resmob polresto tangerang Ringkus Komplotan Rampok RPH di Karawaci, 5 Ditangkap Hidup 2 Di tembak Mati

Tangerangderapfakta.com,Team Resmob Satreskrim Polrestro Tangerang Kota berhasil meringkus komplotan perampok berjumlah 7 orang 2 dari pelaku kejahatan tersebut akhirnya ditembak mati karna melawan, mereka merupakan perampok Rumah Potong Hewan (RPH) yang berlokasi di Kampung Panunggangan Barat Rt.01/01 Kelurahan Panunggangan Barat Kecamatan Cibodas Kota Tangerang,pada kamis (09/08/)pukul 03.00 pagi kemarin.

Modus operandi para pelaku diketahui menggunakan penutup kepala kemudian masuk melalui internit/plapon kamar mandi yang berada di lantai 2 RPH tersebut ,kemudian mengancam dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam serta mengikat korban atas nama Sutikno (38) yang merupakan seorang kasir.dan berhasil mengasak tas jingjing berisi uang senilai kurang lebih 800juta.

Aparat kepolisian datang 10 menit ke tempat kejadian perkara (TKP) berdasarkan laporan dari korban,laporan tersebut direspon langsung oleh Kepala kepolisian Sektor Metro Tangerang Kota Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan beserta jajaran.

” kurang dari 24 jam kami berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menggunakan senjata api dan senjata tajam di RPH karawaci , ” Kata Kapolres metro tangerang kota Kombes Pol Harry Kurniawan dalam keterangan pers Jum’at (9/8/2018) di TKP.

Lima pelaku ditangkap hidup-hidup dan dua pelaku terpaksa ditembak mati karena melawan dan melukai petugas dengan senjata tajam dan senjata api.

Kedua perampok yang ditindak secara tegas dan terukur bernama Zamawai (38) dan Sobri (38). Mereka ditembak mati karna berusaha melawan dan melukai anggota kepolisian di kawasan Goldland, Jalan Raya Palem Semi, Cibodas, Kota Tangerang.

“Dua eksekutor ini kita amankan tadi pagi pukul 03.00 WIB, saat mereka hendak melakukan aksi berikutnya. Keduanya kami berikan tindakan tegas terukur karena saat akan ditangkap mereka yang berkamuflase sebagai pengemudi ojek online Grab dan penumpang. namun tiba-tiba saja keduanya mengeluarkan golok,cutter dan senjata api dari dalam tas yang memang sudah dipersiapkan sebelumnya,hingga melukai Ipda Jayadi anggota kami ,” kata Kombes Pol Harry Kurniawan menceritakan.

Saat ini, kedua jasad dari dua eksekutor tersebut sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang untuk dilakukan proses autopsi.

Sementara, lima lagi yakni Aris Gunawan (34), Lili Sandra (34), Mardani (36), Rohman (36) dan Firmansyah (37) yang berhasil ditangkap hidup diamankan ke Mapolrestro Tangerang untuk penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku lainnya yang kami tangkap dengan peran berbeda-beda ini akan kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk barang bukti uang tunai telah dikembalikan dengan beberapa nya kami tahan untuk proses pemeriksaan dan penyidikan ,” ujar Kapolres.

Dalam peristiwa tersebut, polisi mengamankan barang bukti yaitu satu pucuk senjata api rakitan, sebilah golok,pisau cutter, slayer (alat pengikat korban), tas berisi sekitar Rp 600 juta, dua unit ranmor R2, satu ransel berisi alat perkakas, 7 unit ponsel, dan rekaman kamera CCTV.

Para pelaku dikenakan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara.(RD/AS)

Facebook Comments