BPDPKS Kucurkan Anggaran Peremajaan Kebun Sawit Pemprov Banten

Bantenderapfakta.com, Dari hasil rapat kordinasi antara Direktur Jendral Perkebunan Kementrian RI dengan Pemerintah Privinsi Banten yang dilangsungkan diruang Auditorium Lt.3 Bapeda provinsi Banten pada Jumat (27/7), menghasilkan kesepakatan untuk meremajakan areal kebun sawit rakyat yang berada di Wilayah Banten seluas 4.519 Ha.

Progres yang diusung oleh kementrian pertanian ini mendapat sambutan baik dari Pemprov Banten seperti yang disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah didalam sambutannya menyampaikan apresiasinya dan mendukung rencana tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Banten, DPRD mentambut baik program peremajaan kelapa sawit di Provinsi Banten, dukungan pemerintah daerah terhadap program yang memiliki tujuan kesejahteraan masyarakat harus lebih maksimal,” ucap Asep.

Rapat yang dihadiri langsung oleh Dirjen Perkebunan Kemetrian Pertanian Ir.Bambang,MM memaparkan memaparkan tentang kebijakan nasional, dukungan dana peremajaan dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh daerah.

“Sumber dana peremajaan ini diperoleh dari penyisihan penjualan ekspor dan dukungan pengusaha yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Peremajaan Kelapa Sawit/BPDPKS, dibarengi dengan Standar Operasional Prosedur yang akan disusun oleh pusat,” kata Bambang.

Selain itu pemerintah akan membentuk lembaga ekononi masyarakat di desa untuk merubah pola pikir petani/pekebun, serta menghimbau perusahaan besar negara dan swasta untuk menyesuaikan dan menampung hasil produksi kebun sawit petani/pekebun.

“kedepan akan di bangun lembaga ekonomi masyarakat yang dibentuk dari, oleh dan untuk masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal untuk peningkatan kesejahteraan anggotanya, selanjutnya perusahaan besar negara atau swasta menjadi bagian untuk menampung hasik produksi petani sawit.” tegas Bambang.

Berdasarkan hasil kesepakatan rapat koordinasi bahwa potensi areal kebun kelapa sawit rakyat yang dapat di replanting/diremajakan seluas 4.519 Ha. Sedangkan usulan Kabupaten Pandeglang hanya seluas 1000 Ha dan Kabupaten Lebak 1.268 Ha. Hingga masing-masing kabupaten diminta agar meninjau kembali terhadap usulan yang telah disampaikan merujuk pada potensi area potensial 4.519Ha yang ada.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Ir. H . Agus M Tauchid menyarankan agar kabupaten yang memiliki area potensial agar segera mengajukan ulang luas area peremajaan secepatnya.

“Masih ada tambahan 2000 Ha lebih yang bisa di ajukan oleh Kabupaten Pandeglang dan Lebak sebaiknya beberapa hari kedepan dapat direvisi kembali pengajuannya agar proyeksi ini cepat diwujudkan saya himbau disegerakan oleh mereka.” pungkas Agus.(Habib)

Facebook Comments