Petani Jagung Kecamatan Jawilan Keluhkan Akses Jalan Yang Rusak Parah

Kondisi Jalan Yang Rusak Dan Berlumpur
Kondisi Jalan Yang Rusak Dan Berlumpur

Derap fakta – Serang, Akses jalan dari dan menuju kebun jagung, di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang rusak. Hal ini memicu banyaknya pengeluaran pertanian untuk transportasi, sehingga keuntungan yang diperoleh dari hasil panen jagung sangat kecil.

Sopian Sauri, salah seorang petani jagung di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang mengatakan,dengan kondisi ini jadinya biaya angkut transportasi cukup tinggi. Secara keseluruhan, biaya menanam jagung sampai panen berkisar diantara 8 sampai 9 juta per hektare.

” Biaya angkut ini yang tinggi. Sehingga hasilnya kecil, walaupun kami tidak rugi,” kata Sopian usai panen raya jagung, di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Selasa 6/03/2018.

Sepanjang 2 kilometer, akses jalan menuju kebun jagung memang masih berupa tanah merah. Bila hujan, kondisi jalan akan berlumpur dan sulit dilalui.

” Minimal pengerasan, bisa mengangkut mobil dan truk saja bersyukur. Beban biaya terkendali kalau akses jalan ini bagus,” terangnya.

Sementara itu Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, akan Segera memprioritaskan jalan tersebut agar komoditi jagung didaerah ini bisa lebih maksimal.

” Bila ada area pertanian itu juga harus menjadi skala prioritas masuk program BUMD,” tuturnya, saat ditemui di kebun jagung, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Selasa 6/03/2018.

Menurutnya, jalan tersebut memang masih berupa dan akan sulit sekali dilalui di kebun jagung pabila di myaim hujan memang dalam kondisi sudah berat.

” Khawatir berdampak nantinya pada hasil pertanian. dan akan kami perbaiki,” pungkasnya.(Iyn)

Facebook Comments